Dalam kegiatan ini anak-anak sangat bersemangat, bergembira dan antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan dari mahasiswa KKN. Selain pertanyaan tentang kendaraan mahasiswa KKN juga memberikan arahan bagaimana berkendara yang baik dan benar di jalan.
Senin, 12 Juni 2017
Kelas Inspirasi 4
Juni 12, 20172017, Berkarya, Desa Seketi, Kabupaten Kediri, Kediri, Kelas Inspirasi, KKN, KKN UM, Mahasiswa UM, Ngadiluwih, Pemuda, Universitas Negeri Malang
Tidak ada komentar
Sabtu 3 Juni 2017, mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang melakukan kegiatan kelas
inspirasi ke-4 mengenai jenis dan macam-macam transportasi. Dalam kegiatan ini
seperti sebelumnya, mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan
Taman Kanak-Kanak Dharma Wanita Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten
Kediri.
Kegiatan
tersebut antara lain yaitu: Berdiskusi tentang jenis-jenis kendaraan, bercerita
tentang tata tertib berkendara dan lalu lintas, membaca doa sebelum naik
kendaraan, menghitung jumlah roda kendaraan, mengelompokkan gambar kendaraan
darat,laut dan udara. Selain kegiatan tersebut mahasiswa KKN juga
memperlihatkan video macam-macam transportasi, memasangkan angka dengan jumlah
bagian-bagian kendaraan, menyanyikan lagu dan memberikan PR mewarnai gambar
kereta api.
Dalam
kegiatan mengelompokkan kendaraan anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok
kecil. Setiap kelompok diberikan gambar-gambar kendaraan dan kertas-kertas yang
telah diberikan nama jenis kendaraan untuk menempelkan gambar kendaraan sesuai
dengan jenisnya. Selanjutnya, kegiatan meghitung jumlah kendaraan mahasiswa KKN
memberikan kertas soal kepada setiap anak untuk dikerjakan.
Dalam kegiatan ini anak-anak sangat bersemangat, bergembira dan antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan dari mahasiswa KKN. Selain pertanyaan tentang kendaraan mahasiswa KKN juga memberikan arahan bagaimana berkendara yang baik dan benar di jalan.
Kelas Inspirasi 3
Juni 12, 20172017, Berkarya, Desa Seketi, Kabupaten Kediri, Kediri, Kelas Inspirasi, KKN, KKN UM, Laporan Kegiatan, Mahasiswa UM, Ngadiluwih, Pemuda, Universitas Negeri Malang
Tidak ada komentar
Jum’at,
2 Juni 2017 kami mengisi kelas inspirasi yang ke 3 di Taman Kanak-Kanak Dharma
Wanita. TK Dharma Wanita ini terletak di belakang balai desa seketi. Kelas inspirasi
ini dimulai pada pukul 07.30 WIB dan berakhir pada 9.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh 29 adik-adik yang
sedang duduk di TK A. Agar adik-adik lebih bersemangat maka kami memulai
kegiatan dengan menyanyikan tepuk anak sholih yang memang sudah dihafal oleh
adik-adik TK A. Kemudian kami memperkenalkan diri agar suasana semakin akrab.
Pembelajaran yang berlangsung pada hari ini adalah memperkenalkan adik-adik
pada macam-macam profesi, tujuannya agar adik-adik termotivasi untuk belajar
lebih giat. Selain itu juga diharapkan adik-adik mendapatkan gambaran tentang
cita-cita masa depannya.
Dalam pembelajaran hari ini kami menampilkan PPT tentang profesi yang ada di Indonesia. Awalnya kami menampilkan properti dan kostum yang biasa digunakan oleh profesi itu. Lalu adik-adik dimotivasi untuk mencari tahu tentang tugas yang dilakukan masing-masing profesi tersebut. Adik-adik sangat antusias mengacungkan tangan untuk menjawab tugas dari masing-masing profesi. Agar tidak jenuh kami memberikan selingan lagu-lagu anak. Ditunjang dengan adanya lcd proyektor maka adik-adik akan lebih mengerti dan antusias terhadap materi yang kami sampaikan. Di akhir pertemuan, kami mengajak adik-adik untuk berdo’a bersama dan bersalaman kepada Ibu Guru.
Kelas Inspirasi 2
Juni 12, 20172017, Berkarya, Desa Seketi, Kabupaten Kediri, Kediri, Kelas Inspirasi, KKN, KKN UM, Laporan Kegiatan, Mahasiswa UM, Ngadiluwih, Pemuda, Universitas Negeri Malang
Tidak ada komentar
Kegiatan Kelas inpirasi kedua dilaksanakan pada hari
Rabu tanggal 31 Mei 2017 oleh tim KKN Kediri yang bertugas pada saat itu.
Kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak TK Dharma Wanita Desa Seketi Kecamatan
Ngadiluwih. Sasaran yang diharapkan dari pengerjaan kelas inspirasi adalah
diharapkan mapu mengembangkan daya kreatifitas dan mengisi waktu luang anak-anak
yang dapat diisi dengan sesuatu yang menyenangkan sekaligus bernilai ilmu
pengetahuan.
Kegiatan pertama adalah melakukan senam “Pinguin”
dengan tujuan menambah keakraban dengan anak-anak TK dan menumbuhkan semangat
antar sesamanya. Selanjutnya adalah games ketangkasan yang menyenankan namun
juga membutuhkan konsentrasi. Jika kalah dalam permainana akan diberikan
hukuman seputar ilmu pengetahuan. Selanjutnya adalah kegiatan membuat kertas
lipat membentuk “Kodok”. Pada awalnya banyak yang mengalami kesulitan. Namun
dengan bekal ketelatenan dari kakak pendamping permainan kertas lipat membentuk
kodok dapat di selesaikan dan anak-anak TK sangat senang dengan hasil yang
mereka dapatkan. Selanjutnya adalah ditampilkan video lagu anak-anak untuk
mencairkan suasana dan menumbuhkan semangat pada anak-anak. Waktu yang
digunakan banyak terpakai untu membuat kertas lipat. Sehingga waktu berjalan
sangat cepat kemudian kegiatan mengajar kelas inspirasi ditutup dengan doa
bersama, salam dan perpisahan pulang.
Kelas Inspirasi 1
Juni 12, 20172017, Berkarya, Kabupaten Kediri, Kediri, Kelas Inspirasi, KKN, KKN UM, Laporan Kegiatan, Mahasiswa UM, Ngadiluwih, Pemuda, Universitas Negeri Malang
Tidak ada komentar
Kegiatan Kelas inpirasi pertama dilaksanakan pada hari
Selasa tanggal 30 Mei 2017. Kegiatan ini ditujukan bagi anak-anak TK Dharma
Wanita Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih. Kegiatan tersebut berguna untuk
mengembangkan daya kreativitas anak serta pengetahuannya tentang habitat hewan
dan pengetahuannya tentang surat-surat pendek.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh sebagian TIM KKN
Kediri dibuka dengan salam, doa dan dilanjutkan dengan perkenalan oleh Tim KKN
yang bertugas pada hari tersebut. Selanjutnya adalah ditampilkan video lagu
anak-anak untuk mencairkan suasana dan menumbuhkan semangat pada anak-anak.
Kemudian dilanjutkan dengan Game “Dimanakah Rumahku??” yakni mencocokan gambar
hewan ditempat yang telah disediakan oleh Tim KKN. Kegiatan selanjutnya adalah hafalan
surat-surat pendek yang dipimpin oleh salah satu anak TK dan dibacakan
bersama-sama kemudian ditutup dengan doa bersama, salam dan perpisahan pulang.
Selasa, 06 Juni 2017
Berkarya Tanpa Narkoba (Proker 6)
Juni 06, 20172017, Berkarya, BNN, Data, Desa Seketi, Kabupaten Kediri, Kediri, KKN, KKN UM, Laporan Kegiatan, Mahasiswa UM, Napza, Narkoba, Narkotika, Ngadiluwih, Pemuda, Universitas Negeri Malang
1 komentar
Kamis 1 Juni
2017 bertepatan dengan hari Pancasila, Kelompok Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang yang ada di Desa Seketi telah melaksanakan progam kerja ke-6 yaitu Penyuluhan Bahaya
Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika
dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA). Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan NAPZA mefokuskan
sasaran peserta pada pemuda-pemudi Desa Seketi yang masih duduk dibangku SMP
dan SMA. Dengan demikian tema yang diambil dalam progam kerja ini adalah “Generasi
Muda Berkarya tanpa Narkoba”, dengan tema ini diharapkan pemuda-pemudi Desa Seketi
terhindar dari bahaya penyalahgunaan NAPZA.
Kegiatan tentang bahaya
penyalahgunaan NAPZA sangat penting diberikan kepada pemuda-pemudi Desa Seketi
sebagai generasi muda penerus kemajuan Desa Seketi. Selain itu mengingat
tingkat pemakai narkotika terbesar di Kabupaten Kediri adalah Desa Purwokerto
Kecamatan Ngadiluwih, menyebabkan Desa Seketi berpotensi besar berdampak. Maka
dari itu diharapkan dengan adanya progam kerja ini dapat mengedukasikan bahaya
dan dampak penyalahgunaan NAPZA.
Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan NAPZA dilaksanakan di
Balai Desa Seketi yang dimulai pada pukul 15.00. Acara ini dihadiri peserta
sebanyak 40 orang yang terdiri dari pemuda-pemudi dari Desa Seketi. Selain itu
juga acara ini dihadiri oleh sebagian perangkat Desa Seketi sebagai bentuk
dukungan melawan Narkoba di Desa Seketi. Acara dibuka dengan sambutan-sambutan
oleh Kordinator KKN desa Seketi dan Bapak Lurah desa Sekti.
Pemberian materi
bahaya NAPZA dipandu langus oleh
pemateri dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri yaitu Bapak
Alfian Nurcahya S.IP. Dalam sesi pemaparan materi ini dipimpin langsung oleh
KAUR Umum yaitu Ibu Endang sebagai
moderator.
Pemaparan materi berlangsung selama 60 menit, dengan 15
menit sebagai sesi tanya jawab. Acara
penyuluhan bahaya penyalahgunaan NAPZA berlangsung komunikatif dan interaktif.
Materi yang disampaikan oleh Bapak Alfian disampaikan dengan gaya yang
menyenangkan dengan contoh-contoh faktual tentang penyalahgunaan narkoba di
lingkungan sekitar peserta. Materi yang disampaikan cukup luas mulai dari
larangan-larangan menggunakan narkoba oleh negara dan agama, bahanya narkoba,
permasalahn narkoba di Indonesia, dampak penyalahgunaan narkoba, dansebgainya.
Cara penyampainan materi yang edukatif dan ringan diharapkan akan membuat pemuda-pemudi
dapat memahami bahaya dan dampak dari NAPZA. Selain itu juga pemuda-pemudi Desa
Seketi diharapkan bisa menjadi agen memerangi narkotika agar keluarga dan
lingkungan sekitar terselamatkan dari bahaya narkoba.
Sesi pemaparan materi diakhiri dengan sesi tanya jawab
oleh peserta kepada pemateri. Peserta cukup antusias dalam menyampaikan
pertanyaan yang diajukan, namun karena waktu yang tersisa tidak banyak sesi
pertanyaan hanya berlangsung selama satu sesi saja. Pada sesi tanya jawab
peserta tidak hanya bertanya tentang bahaya narkoba kepada pemateri saja,
tetapi juga menyampaikan tentang keluh kesah pemuda-pemudi tentang progam dan
fasilitas desa terhadap perkembangan pemuda Desa Seketi. Selanjutnya acara diakhiri dengan pembagian
takjil berbuka untuk peserta acara penyuluhan penyalahgunaan NAPZA.
Materi penyuluhan penyalahgunaan NAPZA - Download
Materi penyuluhan penyalahgunaan NAPZA - Download
Senin, 29 Mei 2017
Pelatihan Poster (Proker 5)
Mei 29, 20172017, Desa Seketi, Kabupaten Kediri, Kediri, KKN, KKN UM, Laporan Kegiatan, Mahasiswa UM, Ngadiluwih, Universitas Negeri Malang
Tidak ada komentar
Kamis 25 Mei 2017, Mahasiswa
KKN Universitas Negeri Malang melakukan program kerja ke-5 mengenai pelatihan
pembuatan poster, sticker, banner untuk kalangan pemuda Desa Seketi. Dalam
kegiatan ini, Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang mengundang para pemuda
dan pemudi di Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri.
Kegiatan ini diikuti oleh 17 peserta pemuda pemudi. Kegiatan
ini dimulai pada 08.00 s/d 11.30 WIB yang bertempat di Posko KKN UM Desa Seketi
yaitu di kediaman rumah mbah waturi. Antusias para pemuda mengikuti pelatihan
sangat tinggi Karena sebagian besar dari mereka bersedia membawa laptop untuk
keberlangsungan kegiatan pelatihan poster.
Kegiatan pelatihan poster untuk kalangan pemuda Desa Seketi
ini menghadirkan pemateri yang telah lama bergelut dalam dunia desain grafis
begitu juga tentang pembuatan poster, sticker, dan banner. Beliau merupakan
Alumni Mahasiswa UM Jurusan DKV angkatan 2010. Beliau adalah Kakak Jatmiko
Bagus Saputro. Beliau juga sekaligus sebagai photographer.
Kegiatan pelatihan ini diawali dengan pembukaan oleh Farida
Arnaz sebagai MC dan dilanjutkan dengan
sambutan oleh Koordinator Desa Seketi yaitu Nur Baiti Maulidina Efendi.
Pembukaan dan sambutan tersebut dapat mencairkan suasana serta menghidupkan
keakraban antar pemuda dan pemudi Desa Seketi yang belum saling kenal.
Kegiatan pelatihan berlangsung dengan hikmat. Antusias para
pemuda untuk melakukan praktek pembuatan poster sangat tinggi. Banyak yang
bertanya kepada pemateri untuk lebih jelas cara pembuatan poster. Sekaligus
dari Tim KKN UM Desa Seketi juga memberikan bimbingan bantuan kepada para
peserta yang mengalami kesulitan saat praktek membuat poster.
Pelatihan pembuatan poster diakhiri dengan sesi acara berfoto
dengan peserta pelatihan dan pemateri beserta koordinator proker pelatihan
pembuatan poster untuk kalangan pemuda Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih
Kabupaten Kediri
Kondisi Fisik Desa Seketi
Mei 29, 20172017, Data, Desa Seketi, Kabupaten Kediri, Kediri, KKN, KKN UM, Mahasiswa UM, Ngadiluwih, Profil Desa, Universitas Negeri Malang
Tidak ada komentar
Topografi dan Penggunaan
Lahan
Penggunaan
lahan di wilayah dan/atau kawasan perencanaan perlu diketahui secara terinci,
terutama sebaran bangunan yang bersifat tidak meluluskan air/ kedap air. Hal
ini berkaitan erat dengan rasio tutupan lahan yang ada saat ini yang nantinya
digunakan dalam penghitungan ketersediaan air tanah bebas. Selain untuk
mengetahui rasio tutupan lahan, data penggunaan lahan juga diperlukan untuk
mengetahui pengelompokan peruntukan lahan, termasuk aglomerasi fasilitas yang
akan membentuk pusat kota serta bangunan-bangunan yang memerlukan persyaratan
kemampuan lahan tinggi, yang akan digunakan dalam penentuan rekomendasi
kesesuaian lahan. Di samping itu dengan mengetahui sebaran penggunaan lahan di
wilayah ini, maka akan terlihat pada daerah-daerah mana penggunaan lahan yang
ternyata menyimpang dari kesesuaiannya atau melampaui kemampuannya, sehingga
dapat dijadikan masukan juga dalam memberikan rekomendasi kesesuaian lahan ini.
Di Desa Seketi
jenis penggunaan lahan di dominasi oleh lahan budidaya permukiman luasnya
hampir mencapai 60% dari total keseluruhan wilayah. Fasilitas umum yang di
miliki di Desa Seketi diantaranya adalah Sekolah, Masjid, Bangunan terpencar,
dan Balai desa/Kantor Desa.
Data
Penggunaan lahan diperoleh berdasarkan Google Earth tahun 2017 lebih detail karena
skala yang digunakan pun sangat detail tidak banyak melakukan generalisasi.
Penggunaan Lahan
No.
|
Penggunaan
lahan
|
Luas
(Ha)
|
1.
|
Area
Persawahan
|
19,228
|
2.
|
Area
Permukiman
|
28,605
|
3.
|
Area
Industri
|
0,0228
|
4.
|
Area
Perkebunan
|
0,1011
|
5.
|
Area
Ladang/Tegalan
|
2,218
|
Total Luas Penggunaan Lahan
|
50,1749
|
|
Sumber :
ArcGIS-Digitasi berdasarkan Google Earth tahun 2017
Jenis Tanah
Tanah
yang ada di Desa Seketi adalah jenis tanah Aluvial dengan karakteristik
diantaranya terbentuk dari bahan endapan sungai yang relatif muda, sehingga
lapisan-lapisan tanah sering kali masih tampak. Jenis tanah ini masih muda,
belum mengalami perkembangan, berasal dari bahan induk aluvium, tekstur
beraneka ragam, belum terbentuk struktur, konsistensi dalam keadaan basah
lekat, pH bermacam-macam, kesuburan sedang hingga tinggi. Penyebarannya di
daerah dataran aluvial sepanjang jalur aliran sungai, dataran aluvial pantai
dan daerah cekungan (depresi). Desa Seketi adalah desa yang berbatasan langsung
dengan aliran Sungai Brantas maka dari itu, jenis tanah yang ada di Desa Seketi
sangat terpengaruh oleh bentuk lahan fluvial Sungai Brantas.
Jenis Penggunaan lahan
yang luas di Desa Seketi adalah Area Persawahan Irigasi, Tanah sawah adalah
tanah yang digunakan untuk bertanam padi sawah, baik terus menerus sepanjang
tahun maupun bergiliran dengan tanaman palawija. Istilah tanah sawah bukan
merupakan istilah taksonomi, tetapi merupakan istilah umum seperti halnya tanah
hutan, tanah perkebunan, tanah pertanian dan sebagainya. Tanah sawah dapat
berasal dari tanah kering yang diairi kemudian disawahkan, atau dari tanah
rawa-rawa yang dikeringkan dengan membuat saluran-saluran drainase. Sawah yang airnya
berasal dari irigasi disebut sawah irigasi, sedang yang menerima langsung dari
air hujan disebut sawah tadah hujan. Di daerah pasang surut ditemukan sawah
surut, sedangkan yang dikembangkan daerah rawa-rawa lebak disebut sawah lebak
(Hardjowigeno dan Rayes, 2005).
Struktur Geologi
Untuk mengetahui kondisi geologi regional
wilayah dan/atau kawasan perencanaan dan daerah sekitarnya, maka
diperlukan data fisiografi daerah yang lebih luas. Fisiografi ini akan memperlihatkan
gambaran umum kondisi fisik secara regional baik menyangkut morfologi,
pola pembentuknya, pola aliran sungai,serta kondisi litologi dan struktur
geologi secara umum. Gambaran umum kondisi geologi atau fisiografi ini
dapat dilihat pada Peta Geologi Indonesia. Struktur geologi yang ada di Desa
Seketi adalah Asosiasi aluvial kelabu dan coklat
kelabuan asosiasi.
Yang pertama aluvial
merupakan struktur geologi yang terdiri dari satuan endapan sungai, hasil
endapan erosi dari formasi batuan sebelumnya terdiri dari krikil, lanau,
lempung, pasir sampai bongkah, bersifat urai/ lepas. Dengan warna keabuan
sampai dengan coklat kelabu. Diendapkan terutama pada palung sungai, dan
bantaran sungai. Satuan ini merupakan endapan yang terbentuk pada masa sekarang
sebagai produk erosi dan sedimentasi dari batuan yang lebih tua. Karakteristik
Asosiasi aluvial kelabu adalah terdapat sepanjang jalur aliran sungai,
terbentuk dari bahan endapan sungai relatif muda, sehingga lapisan-lapisan
tanah seringkali masih tampak. Jenis tanah ini masih muda, belum mengalami
perkembangan, berasal dari bahan induk aluvium, tekstur beraneka ragam, belum
terbentuk struktur, konsistensi dalam keadaan basah lekat, pH bermacam-macam,
kesuburan sedang hingga tinggi. Penyebarannya di daerah dataran aluvial sungai,
dataran aluvial pantai dan daerah cekungan (depresi).































