Informasi tentang data pemerintahan dan kegiatan pemerintahan Desa Seketi

UM KKN 2017

  • Profil Desa Seketi

    Desa Seketi merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Ngadiluwih. Secara geografis, desa ini berbatasan dengan...

  • Sejarah Desa Seketi

    Desa Seketi merupakan sebuah Desa yang berada di pinggir hilir Sungai Brantas. Desa ini sudah ada sejak jaman pendudukan Jepang di Indonesia. Awal sejarah nama Desa Seketi...

  • Struktur Pemerintah Desa Seketi

    Struktur Pemerintahan Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur...

  • Penyambutan Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang

    Senin, 15 Mei 2017 Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri melakukan penerimaan Mahasiswa KKN Universitas Negeri Malang...

  • KKN Agenda 1

    Selasa, 16 Mei 2017 Hari kedua setelah penyambutan Mahasiswa KKN di Desa Seketi, Mahasiswa KKN UM mengawali kegiatan hari ini dengan senam pagi di lapangan Desa Seketi yang dimulai pada...

Tampilkan postingan dengan label Kerajinan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kerajinan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Juni 2017

Usaha Kerajinan "Tas Plastik Ibu Mariyatun"

Ibu Mariyatun ini Memiliki Usaha Tas Plastik yang berupa Barang, Pengusaha ini Berdiri sejak Januari 2017 sampai Sekarang. Omset ini Menghasilkan 300.000 – 400.000 perbulan. Mengenai Masalah Modal awal ibu ini sebenarnya tidak ada, modal awalnya Benang dan menjahit sendiri, Ibu ini asal mulanya Hanya ingin Mencoba-coba dan akhirnya Berhasil.

Dalam proses pembuatannya ini dilakukan dengan hasil Limbah minuman seperti Teh gelas, teh rio, ale-ale dan lain- lain,  tidak hanya minuman saja dari jely pun juga bisa di Olah. Untuk satu Tas ini menghabiskan Limbah Minuman 250 biji dalam setiap Tas, untuk karyawan ibu ini tidak Memiliki Karyawan tetapi dalam pengolahannya suami dan anaknya juga ikut berpartisipasi, anak dan suami nya membantu membersihkan setelah itu cuci, kemudian di jemur setelah itu di anyam, dan bagian yang mengayam itu dari ibu Mariyam sendiri. Untuk Benangnya ini dari tambang kecil. 



Kendala yang dialami ibu ini yaitu belum bisa kepasar-pasar, dan Dalam pemasaranya,  dari warga desanya itu sendiri juga sudah banyak yang membeli bahkan satu desa pun semuanya sudah membeli kemudian ada juga yang dititipkan di toko-toko, kemudian jika ada orang yang baru tahu itu pasti mereka bertanya-tanya dan juga ikutan beli lalu di bawa keluar  kabupaten bahkan keluar jawa juga banyak seperti kalimantan, sumatra dan lain-lain. Pernah dipasarin bapak kepala desa ketika ada bazar uasaha ini juga laris dan banyak peminatnya. Untuk motif nya itu masih terbatas ada dua macam tas, ada yang kecil dan besar kalau ada yang ingin dikasih riasan bunga ibunya juga bersedia untuk membuatkan tetapi dengan syarat bunganya harus membawa sendiri dan untuk harganya sudah lain lagi, untuk pertama kali keluar ibu itu menjual dengan harga 50.000-55.000. dan sekarang menjualnya dengan harga 60.000. jika ada bunga-bunganya ibu menjual dengan harga 65.000.




Share:

Selasa, 13 Juni 2017

Usaha Kerajinan Bunga "Erfan Bunga"

Salah satu Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri adalah usaha kerajinan interior bunga hiasan milik Bapak Erfan Efendi. Saat ditemui tim blogspot Desa Seketi dirumahnya, pria kelahiran 1980 ini sedang sibuk membuat hiasan bunga bersama dua karyawan yang beliau pekerjakan. Beliau menuturkan bahwa saat bulan puasa seperti ini, pekerjaan merangkai bunga lebih sering dilakukan setelah Sholat Tarawih. Atmosfer di garasi kecil samping rumah yang ia ubah menjadi tempat produksi terkesan sangat santai. Beliau sangat sering bercanda bersama karyawannya. Saking akrabnya, bahkan kami (red: Mahasiswa KKN UM Desa seketi) tidak akan tahu siapa yang menjadi pemilik usaha ini kalau sebelumnya tidak menemui beliau.


Proses produksi sendiri tergolong tidak terlalu sulit sehingga bisa santai. Tidak ada kendala yang begitu berarti dalam proses pembuatan bahan. Bagian – bagian kerajinan yang terbuat dari besi, kayu maupun bambu beliau produksi sendiri, sedangkan bagian – bagian yang tidak bisa dibuat sendiri seperti dari bahan plastik, beliau memesannya dari daerah Surabaya dan Nganjuk.


Pak Erfan bercerita, kendala yang paling nyata dari usaha yang ditekuninya adalah pada modal yang minim. Pada usianya yang sudah 37 tahun ini beliau masih ingat dengan jelas awal mula beliau merintis usaha ini. Pada awalnya beliau bekerja disebuah bengkel las sebagai karyawan. Saat itu tahun 2002, beliau dimintai seseorang untuk mengelas penyangga vas bunga. Kemudian beliau mulai berfikir mengapa tidak mencoba manjadi pembuat kerajianan vas bunga. ”Dulu modal awal Cuma Rp50.000,- buat beli besi, trus keterampilan ngelas itu saya dapat dari bapak saya mas...” kata beliau sambil mengingat – ingat kisahnya dulu.


Dalam mengerjakan kerajinan ini Pak Erfan mempunyai komitmen bahwa yang paling penting bagi beliau adalah kualitas barang yang beliau buat. Hal ini sangat penting karena jika hanya asal dalam mengerjakan maka konsumen yang sudah membeli akan kecewa karena barang berkualitas rendah dan tidak akan membeli lagi atau bahkan tidak laku sama sekali.



Selain itu Pak Erfan juga sangat memperhatikan pemasaran produk – produk kerajinan yang beliau buat. ”Yang paling penting dalam produksi dan jualan itu pemasaran mas, kalo ndak diurusin serius basi mati ato ndak jalan...”. Awal produksi beliau beliau memasarkan hasil kerajinannya di Pasar Tulungagung. Saat ini sudah memiliki beberapa link untuk memasarkan produknya, antara lain yaitu di Golden Tulungagung (mulai tahun 2005), Golden Kediri (mulai tahun 2006), Sri Ratu Kediri (mulai tahun 2007), dan beberapa pemasaran di pasar tradisional dan toko – toko. Untuk di golden dan Sri Ratu (Supermarket) sistem pemasaran berupa titip barang dan sistem order. Sedangkan di toko – toko dan pasar tradisional langsung dibayar pemilik toko karena jumlahnya lebih sedikit.

Untuk saingan usaha sendiri beliau menjelaskan tidak ada saingan yang terlalu berarti, karena masih sedikit pengrajin hiasan bunga di Kediri sehingga minim saingan. Beliau sendiri juga sangat menikmati pekerjaan ini karena memang beliau hobi merangkai / membuat sesuatu barang, ”Istilahnya hoby jadi profesi mas...” ujar beliau sambil tertawa.

Dengan nama ”Erfan Bunga” rumah produksi kerajinan bunga ini telah menghasilkan lebih dari 340 jenis hiasan dengan rentang harga jual yang paling murah Rp12.500,- sampai yang paling mahal mencapai Rp 500.000,-. Harga ini merupakan harga yang diberikan pak erfan ke toko, sedangkan nantinya pihak toko akan menaikkan harga 10-50% dari harga yang diminta Pak Erfan. Jadi jika anda ingin mendapatkan produk kerajinan hiasan bunga yang lebih murah, anda bisa langsung datang ke rumah Pak erfan di Desa Seketi, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Selain bisa lebih murah, anda juga bisa pesan sendiri rangkaian bunga sesuai yang anda inginkan. Tinggal nego harga dan dijamin kualitasnya sae.

Berikut beberapa kerajinan hiasan bunga produksi "Erfan Bunga"








Share:

Follow Me On Mail

kknseketi2k17@gmail.com

Follow Me On Instagram

https://www.instagram.com/kknkediri/
Kantor Desa Seketi. Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

  • ()

Blogger news

Feature (Side)